“LDRan”, Gadis SMA Kelas 3 Di Selayar Nekat Bunuh Diri

0
6544

Selayar, Kabarpena.com — Seorang siswi kelas 3 SMA Benteng Selayar, Lindamayanti alias Linda (17) ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar kontrakan.

Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa oleh temannya sendiri di sebuah kamar kontrakan Desa Lembang Mate’ne, Jalan Kenari Benteng Selayar, tepatnya di belakang Hotel Berlian, Senin 10 September 2018 sekira pukul 12. 00 Wita.

Korban diduga bunuh diri dengan menggunakan tali nylon warna biru. Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya keterangan dari dua saksi yakni Ahriani (18) dan Ranting (17).

Adapun kronologis kejadian, bahwa sebelumnya pada pukul 07.00 wita korban menyampaikan kepada teman tinggalnya, Ahriani (18) bahwa Ia tidak bisa ke sekolah dan agar dimintaizinkan di Sekolahnya.

Kemudian Saksi (Ahriani) langsung ke sekolah. Sekitar pukul 10.00 wita, ia pulang ke rumah dan mendengar korban menangis di dalam kamar bagian atas.

Tak lama berselang kemudian korban lalu turun ke kamar bagian bawah dalam keadaan menangis.

Setelah itu saksi Ranting (17) ditelpon oleh pacarnya agar melihat korban di kamarnya karena diduga mau bunuh diri.

Lalu saksi (Ranting) membuka kamar yang terkunci dan mendapati korban tergantung dengan tali berwarna biru seukuran kelingking dengan dan mendapati tubuh korban dalam keadaan lemas.

Selanjutnya kedua saksi memotong tali menggunakan pisau dan menurunkan tubuh korban dan membaringkan serta melepas tali tersebut serta memberi nafas buatan dan kemudian mencari ambulans lalu membawa korban ke UGD RSU KH. Hayyung Selayar sekitar.

“Jadi kami buka paksa kamar yang terkunci dari dalam, setelah terbuka korban sudah meninggal, tapi sebelum meninggal korban sempat video call dengan pacarnya” ujar Ahriani.

Sementara itu, menurut keterangan dari kakak Linda Mayanti, Aldi mengatakan bahwa sebelum meninggal, adiknya Linda mengirim pesan melalui mesengger sekitar pukul 07.00 Wita meminta pulsa 10 ribu.

Pada saat itu, Ia sempat menanyakan bahwa kenapa tidak masuk sekolah namu korban tidak menjawab sampai mendengar kabar bahwa adiknya telah meninggal dunia.

Lebih lanjut, Aldi mengakui bahwa adiknya punya pacar yang bernama Muh Rustam yang sudah berada di Banjarmasin dan beberapa hari yang lalu adiknya Linda kelihatan merasa sedih.

“Memang ada pacaranya tapi di Kalimantan sekarang,” singkatnya.

Diketahui, sebelum bunuh diri, Linda Mayanti sempat mengunggah status di akun facebooknya pada tanggal 17 Agustus lalu.

Status tersebut menunjukan bahwa Linda sedang menjalin hubungan asmara jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR).

“Setidaknya, ketika kita berpisah jarak, ingatlah bahwa ada sosok yang menunggumu untuk lekas pulang.”kata Linda pada status Facebooknya.

Belum diketahui pasti apa penyebab dari
Insiden tersebut, dan saat ini korban sudah di semayamkan di rumah keluarganya di Desa Bontonasaluk, Kecamatan Bontomate’ne.

Editor ; HR*