Polemik Jalanan Di Turba Semakin Hangat Diperbincangkan Oleh Publik

0
99

Kabarpena.com, SINJAI. Polemik jalanan di Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat terus menjadi bahan perbincangan hangat bagi publik pada umumnya dan masyarakat Turungan Baji pada khususnya. Hal ini dikarenakan para instansi terkait menuturkan pendapat yang beragam.

Kondisi jalanan di Desa Turungan Baji yang terus menuai sorotan dari warga

Saat ditemui, beberapa warga mengatakan bahwa dampak pengalihan proyek jalan poros di Dusun Soppeng dan Bilulu ke Balabbara jelas merusak sumber air bersih di dusun Soppeng dan Bilulu, serta berpotensi untuk longsor.

Salah seorang warga, Tajuddin mengungkapkan bahwa Pengalihan jalanan tersebut berdampak pada fasilitas publik lainnya seperti lapangan olah raga, sekolah dan jalan poros yang telah diresmikan dan dianggarkan berupa perkerasan jalan pada masa pemerintahan Bupati H. Moeh. Roem dan proyek peluasan dan rabat beton pada masa Kepemimpinan Bupati A. Rudianto Asapa. Fasilitas- fasilitas publik tersebut seakan luput dari perhatian.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa sangat wajar  ketika beberapa warga menemui Bupati Sinjai H. Syabirin Yahya di Rujab untuk mengadukan hal tersebut dan alhasil Bupati Sabirin Yahya mengintruksikan langsung kepada camat Sinjai Barat untuk memperhatikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Dampak lain yang paling fatal tambah Tajuddin adalah, pengerjaan proyek tersebut tidak transparan karena sampai saat ini belum ditemukan papan proyeknya, dan juga sangat merugikan warga karena merusak tanaman dan mengambil kebun warga tanpa ada ganti rugi” Lengkap Tajuddin, Senin(11/12/2017).

Senada dengan itu, Sahibe yang juga merupakan tokoh masyarakat dusun Soppeng, Desa Turungan Baji mengatakan pada dasarnya ini jalan di dusun Soppeng, memang dibuat dan diperuntukkan bagi orang banyak, dan ketika dialihkan ke Balabbara maka sangat tidak masuk akal sekali. Karena akan melumpuhkan ekonomi masyarakat” Imbuhnya.

Sementara itu, Kades Turungan Baji Agus Ampa mengatakan bahwa jalan poros di Turungan Baji, itu adalah kewenangan pemerintah Daerah. Kalau ada yang bilang kalau saya tidak mendukung, itu keliru karena itu masuk dalam visi misi saya.

Cuman secara tehknis menurut PU tidak mungkin saya bantah, karena kemarin saat kunjungan PU yang diwakili pak Syawal, beliau mencari jalan yang titik aman dan ┬ákurang rawan, kecelakaan, dari itu saya tidak bisa mepersulit beliau karena itu kewenagan Daerah” Kata Kades Turungan Baji, Agus Ampa saat dikonfirmasi via telepon.