Polresta Banyuwangi Larang Truk Bertonase Melintas di Jalur Ijen, Ini Alasannya

Satlantas Polresta Banyuwangi memasang Baliho Larangan Melitas Jalur Ijen Banyuwangi - Bondowoso. (Foto : andrikusuma85)

Kabarpena.com, BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) resmi mengeluarkan imbauan larangan melintas bagi kendaraan bertonase besar di jalur Ijen yang menghubungkan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.

Imbauan tersebut tertuang dalam pemasangan baliho larangan yang telah dilakukan pada Sabtu (26/07/2025), tepatnya di kawasan Jambu, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo melalui Kanit Kamsel Ipda Irvin Jasmine mengatakan bahwa larangan ini diberlakukan menyusul maraknya kecelakaan lalu lintas dalam beberapa hari terakhir, yang melibatkan kendaraan berat di jalur ekstrem tersebut.

“Seiring dengan meningkatnya angka kecelakaan, kami menegaskan larangan melintas di jalur Ijen untuk kendaraan seperti truk fuso, colt diesel, pickup bermuatan, pickup box, dan truk box,” ujar Ipda Irvin Jasmine saat ditemui usai pemasangan baliho.

Polresta Banyuwangi melalui Satlantas melarang kendaraan truk dan pickup bermuatan melintasi jalur Ijen menuju Bondowoso. Larangan ini diberlakukan menyusul tingginya angka kecelakaan setelah penutupan jalur Gumitir.

Kendaraan bertonase besar diketahui mulai memanfaatkan jalur Ijen sebagai alternatif setelah jalur nasional Gumitir (Banyuwangi–Jember) ditutup sementara selama dua bulan untuk keperluan perbaikan infrastruktur.

Namun, medan terjal dan kondisi tikungan tajam di jalur Ijen dinilai tidak aman untuk dilalui kendaraan berat yang membawa muatan.

Satlantas Polresta Banyuwangi mengimbau para pengemudi dan perusahaan angkutan barang untuk segera menyesuaikan rute dan tidak memaksakan penggunaan jalur tersebut, demi keselamatan bersama dan kelancaran lalu lintas.

Polisi juga memastikan akan melakukan pengawasan ketat di titik-titik rawan dan memberi tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terjadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *